A. DEFINISI KEHAMILAN
Kehamilan adalah suatu keadaan dimana janin dikandung di dalam tubuh wanita, yang sebelumnya diawali dengan proses pembuahan dan kemudian akan diakhiri dengan proses persalinan. ( http://id.wikipedia.org/wiki/Kehamilan)
Kehamilan berlangsung rata-rata selama 266 hari (38 minggu) dari masa pembuahan atau 280 hari (40 minggu) dari hari pertama menstruasi.
B. TANDA-TANDA KEHAMILAN
Tanda-tanda kehamilan meliputi beberapa tanda, diantaranya:
1. Tanda belum pasti hamil, meliputi :
a. Amenorhoe / telat menstruasi
Pada wanita sehat dengan haid yang teratur ,amenorhoe menandakan kemungkinan kehamilan. Gejala ini sangat penting karena umumnya wanita hamil tidak dapat haid lagi. Penting diketahui tanggal hari pertama haid terakhir, supaya dapat ditentukan tuanya kehamilan dan tafsiran tanggal persalinan dengan memakai rumus dari Naegle.
b. Nausea (enek) dan emesis (muntah)
Enek terjadi umumnya pada bulan–bulan pertama kehamilan sampai akhir triwulan pertama disertai kadang-kadang oleh muntah. Sering terjadi pada pagi hari, tetapi tidak selalu. Keadaan ini lazim disebut morning sickness. Dalam batas tertentu keadaan ini masih fisiologis, namun bila terlampau sering dapat mengakibatkan gangguan kesehatan dan disebut dengan hiperemesis gravidarum.
c. Mengidam ( menginginkan makanan atau minuman tertentu )
d. Mamae menjadi tegang dan membesar
e. Anoreksia ( tidak ada nafsu makan )
f. Sering kencing
g. Obstipasi
Terjadi karena tonus otot menurun yang disebabkan oleh pengaruh hormon steroid.
h. Pigmentasi kulit
Terjadi pada kehamilan 12 minggu keatas. Pada pipi, hidung dan dahi, kadang-kadang tampak deposit pigmen yang berlebihan, dikenal sebagai kloasma gravidarum ( topeng kehamilan ). Areola mamae juga menjadi lebih hitam karena didapatkan deposit pigmen yang berlebihan.
i. Daerah leher menjadi lebih hitam dan linea alba.
Hal ini terjadi karena pengaruh hormon kortiko steroid plasenta yang merangsang melanofor dan kuliti. EpulisSuatu hipertrofi papilla ginggivae. Sering terjadi pada triwulan pertama.
j. Varises ( penekanan vena- vena )
Sering dijumpai pada triwulan terakhir. Didapat pada daerah genetalia eksterna, fossa poplitea, kaki dan betis. Pada multigravida kadang-kadang varises ditemukan pada kehamilan yang terdahulu, kemudian timbul kembali pada triwulan pertama. Kadang – kadang timbulnya carises merupakan gejala pertama kehamilan muda.
2. Tanda kemungkinan hamil, meliputi :
a. Pembesaran, perubahan bentuk dan konsistensi rahim.
- Pemeriksaan dalam diraba bahwa uterus membesar dan makin lama makin bundar bentuknya.
- Tanda piscazek, uterus membesar ke salah satu jurusan hingga menonjol jelas.
- Konsistensi rahim menjadi lebih lunak terutama daerah isthmus uteri yang disebut “tanda Hegar”
b. Perubahan pada serviks.
- Di luar kehamilan konsistensi serviks keras, seperti ujung hidung.
- Dalam kehamilan serviks menjadi lunak, seperti bibir atau ujung bawah daun telinga..
c. Kontraksi Braxton hicks.
- Waktu palpasi uterus yang lunak menjadi keras karena berkontraksi
d. Balotemen.
- Dapat ditentukan dengan pemeriksaan luar maupun dengan jari yang melakukan pemeriksaan dalam.
- Pada bulan keempat dan kelima janin itu kecil dibandingkan dengan banyaknya air ketuban maka kalau rahim didorong dengan sekonyong-konyong atau di goyang maka anak akan melenting ke dalam rahim.
e. Meraba bagian anak.
- Dapat dilakukan bila anak sudah besar.
f. Pemeriksaan biologis.
g. Pembesaran perut.
- Setelah bulan ketiga, rahim dapat diraba dari luar dan mulai pembesaran perut.
h. Tanda Chadwick.
- Warna selaput lendir vulva dan vagina menjadi ungu.
3. Tanda-tanda pasti hamil, meliputi :
a. Gerakan janin yang dapat dilihat atau dirasa/ diraba juga bagian janin.
b. Denyut jantung janin:
- Didengar dengan stetoskop, dicetak dan didengar alat Doppler
- monorae leanec, dicetak dengan alat / foto – elektro kardiogram, USG.
c. Kelihatan tulang-tulang janin dalam foto Roentgen
D. CARA MENJAGA KEHAMILAN
Berikut ini ada tips yang sangat dianjurkan bagi Ibu hamil dalam menjaga kehamilan masa pertumbuhan bayi di dalam kandungan :
1. Kontrol teratur ke dokter untuk memeriksakan kehamilan, dan jangan sungkan atau takut bertanya pada dokter
2. Hindari bahan atau zat-zat kimia yang yang menimbulkan keracunan
3. Berhenti merokok bila Anda merokok atau janganlah menjadi perokok pasif,
4. Minumlah yang lebih banyak, terutama air putih.
5. Konsumsi makanan yang bergizi, untuk memenuhi kecukupan gizi untuk ibu dan si kecil
6. Konsumsi vitamin Asam Folat, Konsumsi juga tablet penambah darah
7.. Berhati-hatilah dalam mengkonsumsi obat-obatan termasuk juga obat-obat tradisional.
8. Tetaplah beraktifitas karena akan baik untuk sang ibu maupun sang calon bayi dan tetap istirahat yang cukup.
E. TANDA BAHAYA KEHAMILAN
Pengertian Tanda-tanda bahaya kehamilan adalah gejala yang menunjukkan bahwa ibu dan bayi dalam keadaan bahaya, diantaranya :
1. Sakit kepala yang hebat
Sakit kepala yang hebat. Sakit kepala yang menetap dan tidak hilang dengan istirahat. Sakit kepala yang hebat Ibu akan menemukan bahwa penglihatannya menjadi kabur atau berbayang.
2. Masalah penglihatan
Masalah penglihatan visual misalnya pandangan kabur atau berbayang dan ibu akan sakit kepala yanghebat dan mungkin merupakan suatu tanda pre eklamsia.
3. Bengkak pada muka dan tangan
Masalah serius jika pada muncul pada wajah dan tangan, tidak hilang setelah istirahat, dan disertai dengan keluhan fisik yang lain. Bengkak pada muka dan tangan pertanda anemia, gagal jantung, atau pre eklamsia.
4. Nyeri abdomen yang hebat
5. Gerakan janin berkurang
Gerakan janin sudah dirasakan oleh ibu pada kehamilan 10 minggu.Bayi harus bergerak paling sedikit 3 kali dalam periode 3 jam. Gerakan bayi akan lebih mudah terasa jika ibu berbaring atau beristirahat dan jika ibu makan dan minum dengan baik.
6. Perdarahan pervaginam
Perdarahan yang tidak normal adalah merah, banyak, dan kadang-kadang, tetapi tidak selalu disertai nyeri. Perdarahan pervaginamMerah, banyak, dan kadang-kadang, tetapi tidak selalu, disertai dengan rasa nyeri (Buku Panduan Maternal Neonatal, 2002).
0 komentar:
Posting Komentar